Wujudkan Rumah Impian Dengan Cara Halal Tanpa Riba, Tanpa Gharar & InsyaAllah Sesuai Syariat

Kami akan memberikan informasi properti yang dapat Anda miliki dengan cara yang halal, berkah & insyaAllah sesuai syariat Islam. Informasi valid dari Developer terverifikasi & Kredibel yang telah berkerjasama dengan Kami. Dapatkan ketenangan dan nilai keberkahan dalam membeli properti dengan cara halal dan berkah dimana nilai keberkahan sulit didapatkan dan banyak yang tidak peduli pada saat ini.

Listing Properti Rabbani

Hubungi kami untuk mendapatkan langsung referensi hanya dengan mengisi form profile peminat.

Skema Halal Properti KPR Developer

Kenapa Anda harus membeli properti dengan skema yang halal & berkah?

Tanpa Riba Properti Syariah

Tanpa Riba

MUI telah berfatwa akan hal ini dalam FATWA MUI No 1 tahun 2004 tentang Haramnya Bunga dalam praktek Bank, Asuransi, Leasing, PasarModal, Koperasi, Individu (rentenir).

Tanpa Sita Properti Syariah

Tanpa Riba

Ada opsi yang lebih adil dan manusiawi dimana rumah tetap dihuni dan diarahkan untuk dijual rumahnya baik dari pihak pemilik rumah maupun dibantu dengan tim developer.

Tanpa KPR Bank Properti Syariah

Tanpa KPR Bank

Sistem KPR bank saat ini banyak mengandung unsur-unsur yang melanggar syariat. Seperti sistem bunga, sistem denda, sistem sita, sistem asuransi dalam kpr, dan akad nya yang bathil.

Tanpa Denda Properti Syariah

Tanpa Denda

Denda adalah tambahan atau tumbuh jika semakin lama jangka waktu dendanya. Denda ini termasuk riba. Properti Syariah juga tidak menerapkan sistem penalti percepatan pelunasan.

Tanpa Akad Bathil

Tanpa Akad Bathil

Akad yang diterapkan adalah akad murni jual beli antara pembeli dengan developer (hanya 2 pihak). Sedangkan yang bathil adalah akad antara pembeli, developer & pihak bank (3 Pihak).

Tanpa Gharar Properti Syariah

Tanpa Gharar

Segala sesuatu yang disepakati telah disetujui diantara masing-masing pihak tanpa adanya perubahan dikemudian hari baik dari total harga, nominal cicilan, spesifikasi bangunan, dsb.

Tanpa BI Checking

Developer lebih melihat dari sisi ketaatan terhadap syariat, kemampuan membayar uang muka dan penghasilan yang memadai tanpa berdasarkan sop verifikasi standar bank (BI Checking).

Tanpa Asuransi Properti Syariah

Tanpa Asuransi

Berbagai jenis asuransi asalnya haram. Secara ringkas, asuransi menjadi bermasalah karena di dalamnya terdapat riba, qimar (unsur judi), dan gharar (ketidak jelasan atau spekulasi tinggi).

Cicil Ke Developer

Jual beli langsung dengan developer tanpa ada pihak ke-3 (bank/lembaga pembiayaan) proses pengajuan pun lebih cepat dibanding proses pengajuan KPR bank

Alasan Mengapa Anda Harus Membeli Dengan Cara Yang Halal & Berkah

Properti Syariah bukan hanya memberikan solusi skema kepemilikan dengan cara yang halal. Namun juga membangun peradaban yang menumbuhkan nilai nilai agama dalam kehidupan dimana kebanyakan orang sudah meninggalkannya.

Inilah Yang Anda Dapatkan Jika Membeli Properti Melalui Properti Rabbani

Memiliki rumah idaman adalah impian setiap orang pada umumnya, Kami akan membantu Anda mewujudkannya dengan cara yang halal tanpa harus menggadaikan akhirat Anda memilikinya dengan cara RIBA

Konsultasi GRATIS

Konsultasikan kriteria properti impian sesuai dengan keinginan, kebutuhan & kemampuan membeli dengan GRATIS

Informasi VALID & VERIFIED

Informasi properti hanya dari developer yang insyaAllah amanah, terbukti, verified, kredibel & sudah terbukti track recordnya.

Pendampingan GRATIS

Kami akan mendampingi Anda mulai dari survey lokasi, cek legalitas, Akad jual beli, hingga serah terima kunci insyaAllah.

Partner Developer Kami

Kami hanya bekerjasama dengan Developer-Developer yang insyaAllah amanah, kredibel, terbukti track recordnya & sudah terverifikasi dari sisi Analisa Cashflow projectnya maupun sisi legalitas & perizinan. Sehingga Anda dapat buktikan sendiri secara langsung.

Kalau Untuk Rumah di Dunia Saja Diperoleh Dengan Cara RIBA (Haram) Atau Cara Yang Tidak Berkah, Bagaimana Kita Bisa Mendapatkan Rumah Di Akhirat Kelak?

Frequently Asked Question (FAQ)

Pertanyaan yang sering / umum ditanyakan kepada kami

Properti Syariah adalah konsep kepemilikan properti sesuai dengan akad syar’i. InsyaaAllah Halal & berkah tanpa RIBA, Proses jual beli / KPR langsung dengan pihak developer tanpa melibatkan pihak ke 3 baik perbankan maupun lembaga pendanaan untuk proses pembangunan maupun skema kredit kepemilikan rumah (KPR). 

Bukan hanya konsep kepemilikan saja yang sesuai syariat, namun dari sisi developer pun proses dari hulu hingga hilirnya dalam membangun rumah / perumahan mulai dari segi legalitas atau perizinan, kontstruksi pembangunan, semua tanpa ada risywah dan riba.

Properti Rabbani adalah konsultan dan agensi properti yang khusus memasarkan properti dengan skema kepemilikan tanpa riba (kpr developer). Properti Rabbani telah bermitra dengan puluhan developer syariah yang verifed berdasarkan analisa kami, kredibel & insyaAllah amanah terpercaya dengan total ratusan project yang dipasarkan.

Mohon maaf bapak/ibu, kami sudah melakukan studi terkait hal tersebut. Terkait DP dan cicilan kami yang lebih mahal, perbedaannya hanya itu saja karena setelah di kalkulasi maka total yang di bayarkan dengan tipe yang sama hasilnya hampir sama bahkan kami bisa lebih murah.

Coba bapak/ibu telaah lebih dalam, biasaya properti konvensional menerapkan bunga secara mengambang artinya sewaktu-waktu bisa naik tergantung suku bunga, tapi tidak pernah turun. Pokoknya tidak pasti bahkan cenderung naik setiap tahunnya, belum lagi kalau kita telat bayar pasti kena denda, terus jika tidak mampu nyicil lagi pasti kena sita, begitu mengerikannya. Kalau lancar kena bunga, kalau telat kena denda, tidak bisa nyicil unit disita, kalau mau dilunasin lebih cepat kena pinalti dan yang pasti kena dosa RIBA.

Berbeda dengan kami yang menerapkan konsep 100% syariah yang Insya Alloh menjadi lebih mudah dan berkah. Dan yang terpenting adalah sesuai dengan syariat agama yang akan membuat hidup bapak/ibu tenang.

Kami buat penjabaran khusus mengenai hal ini melalui channel Youtube kami.

Beda harga cash & kredit itu wajar dan diperbolehkan dalam islam & bukan riba selama nilai yang disepakati saat akad satu harga. Tentu berbeda membeli properti dengan tunai saat ini juga dengan dicicil dengan jangka waktu yang lama. Untuk kredit pastinya ada margin. Margin disini sifatnya tetap & sesuai kesepakaatan saad akad, setuju lanjut transaksi tidak setuju tidak perlu transaksi. sedangkan bunga sifatnya tumbuh dan bertambah, telat bayar utang tambah besar, gak sanggup bayar siap siap ambyar.

DP Awal Properti Syariah umumnya 30-40% (untuk unit indent) 40-50% untuk unit ready stock siap huni. Ada juga yang bisa Tanpa DP (DP 0%) dengan syarat & ketentuan berlaku.

Bisa mulai dari 3x sampai 24x tergantung kebijakan developer yang dituju.

Umumnya Properti Syariah rumahnya indent.

Karena developer syariah tidak menggunakan skema riba dalam proses ketersediaan unit, melainkan melalui DP yang masuk dari pembeli. Berbeda dengan developer konvensional yang menggunakan kredit konstruksi untuk pembangunan rumah (KYG) dengan menjaminkan sertifikat dimana hal ini termasuk dalam RIBA 

Ada juga yang ready stock dengan skema pembayaran mengikuti syarat & ketentuan yg berlaku.

Lama indent rumah menyesuaikan skema pembayaran. Untuk skema pembayaran cash keras umumnya 4-6 bulan untuk 1 lantai, 6-8 bulan untuk 2 lantai. Untuk pembayaran kredit umumnya 6-18 bulan setelah DP awal lunas. Bisa juga cash by progress, pembayaran menyesuaikan progress pembangunan.

  • Dalam Islam, terkait jual beli Istishna’ (Pesan Bangun) tidak ada Khyar Syarat (misal : dalam tempo 5 bulan, pembeli bisa memutuskan untuk membatalkan pembelian karena tidak cocok), yang ada adalah Khyar Majelis (selama dalam majelis, akad boleh dibatalkan, dan ketika sudah keluar majelis, maka akad mengikat ke dua belah pihak), sehingga ketika sudah ditandatanganinya surat kesepakatan pemesanan unit, maka KEDUA BELAH PIHAK tidak dapat membatalkan. PIHAK PERTAMA berkewajiban menyelesaikan unit pesanan, dan PIHAK KEDUA berkewajiban membayar unit pesanan sesuai dengan harga yang sudah disepakati.
  • Apabila terjadi pembatalan, maka sesuai dengan hukum pembatalan yaitu harus ada ganti rugi oleh pihak yang membatalkan, karena pihak yang membatalkan telah terkena hukum dosa akibat telah ingkar janji dan tentunya berkewajiban untuk mengganti rugi kepada pihak yang lain.

Sehingga pembatalan oleh PIHAK KEDUA akan di kenakan potongan dengan presentase tertentu dari pembayaran yang telah disetorkan. Sisa uang pembayaran harus di kembalikan oleh PIHAK PERTAMA dalam kurun waktu tertentu. Biasanya presentase pemotongan oleh PIHAK PERTAMA akan memperhitungkan jasa yang telah di keluarkan di tambah biaya-biaya yang telah di keluarkan PIHAK PERTAMA sehubungan usaha untuk menyelesaikan pesanan PIHAK KEDUA.

Pemotongan ini Insya Alloh tidak termasuk dalam RIBA, karena Riba itu secara bahasa adalah Az-Ziadah atau tambahan atas harta pokok (hutang), sedangkan potongan ini adalah pengurangan harta sehubungan atas ganti rugi biaya yang di keluarkan oleh PIHAK PERTAMA.

Jadi, dalam hal ini Pihak Konsumen jika dalam proses transaksinya merasa dikecewakan dengan pembangunan rumah yang belum diselesaikan dalam kurun waktu yang telah disepakati setelah DP telah dilunasi. Maka, Pihak Konsumen boleh memilih untuk melanjutkan ataupun membatalkan Akad yang telah terjadi.

Jika Pihak Konsumen memutuskan membatalkan Akad yang telah terjadi maka kami akan mengembalikan uang seluruhnya yang telah dibayarkan 100%. Sebaliknya, jika Pihak Konsumen memutuskan untuk melanjutkan transaksi Akad yang telah terjadi maka proses pembayaran akan terus berlanjut sesuai dengan kesepakatan saat di awal Akad.

Insya Alloh, konsep kami adalah 100% syariah dan tidak akan menerapkan akad bathil. Termasuk tentang jaminan, dimana dalam syariat Islam tidak boleh ada jaminan untuk obyek yang diperjual belikan.

Lalu kemana sertifikatnya kalau sudah jadi? Sertifikat akan kita titipkan di notaris dan diambil ketika pembayaran cicilan selesai.

Syaratnya sederhana, Anda memiliki kemampuan untuk membayar dan niat yang benar. Kemudian developer akan meminta kelengkapan berkas untuk proses verifikasi & interview calon pembeli.

  • KTP Suami Istri
  • NPWP
  • Kartu Keluarga
  • Buku Nikah
  • Surat Ket. Kerja
  • Slip Gaji
  • Rek Koran 3 Bulan terakhir
  • Surat Keterangan Usaha (untuk wirausaha)
  • Laporan Keuangan (untuk wirausaha)
  1. Konsultasi
  2. Survey Lokasi
  3. Booking Fee
  4. Interview & Verifikasi
  5. Akad Jual Beli
  6. Pembayaran DP
  7. Pembayaran Cicilan
  8. Serah Terima Kunci
  9. Serah Terima Sertifikat

Hubungi kontak tertera insyaAllah akan didampingi mulai dari proses survey lokasi hingga akad jual beli bahkan hingga serah terima kunci insyaAllah.